Batu Lempengan

Masyarakat Desa Sarwodadi mengenal Batu Lempengan bermula dari Investor pada tahun 1994. Belio sedang mencari batu alam yang dapat digunakan sebagai hiasan dinding rumah untuk bisnis batu alam dan telah lama belio geluti di daerah asalnya.

Demi mengembangkan bisnisnya di batu alam belio mencari sebuah gunung yang di dalamnya terdapat batu alam, akhirnya ditemukanlah pegunungan di Desa Sarwodadi dengan nama gunung Stedeng, dan dibelilah gunung tersebut dari warga untuk di produksi sampai artikel ini di tulis masih beraktifitas.

Sedangkan Investor tersebut berasal dari Cirebon yang telah mengenalkan Batu Lempengan sebagai bahan bangunan untuk pasangan dinding rumah kepada masyarakat Desa Sarwodadi dan oleh belio di namakan dengan Batu Templek seperti bisnis yang belio jalani di daerah asalnya.

Untuk nama Batu Lempeng di berikan oleh masyarakat Desa Sarwodadi karena memiliki ketebalan  antara 1-3 cm dan berbentuk lempengan, sehingga demi memudahkan dalam penyebutan jenis batu tersebut, masyarakat Desa Sarwodadi mengenalkan dengan nama Batu Lempeng.

Seiring perjalanan waktu nama Batu Lempeng semakin menyebar hingga masyarakat Desa Sarwodadi ikut serta membuka lahan milik sendiri yang didalamnya terdapat batu lempeng untuk di pasarkan di wilayah perkotaan.

Bagi Konsumen yang sedang membutuhkan Batu Lempengan dapat menghubungi kami, kami langsung dari produksi batu lempeng yang tentunya harga akan lebih murah jika dibandingkan bukan dari produksinya. 

Batu Lempeng






Share this

Related Posts

Previous
Next Post »